Khamis, 29 Januari 2009

Khas Untukmu


Biarlah hati kecil ini berbicara

Betapa parahnya semuanya

Bagaikan mau mati rasanya

Kerana kau puncanya


Bila otak ini buntu

Tidak tau apa saja yang terjadi

Bakal ditempuhi

Bakal dihadapi

Kerana kau saja mampu

Berlaku begini padaku


Rasa kecewa

Hampa juga ada

Perlukah saja kau begini

Lebih parah dari penipu seperti aku


Hidup ini macam kaca

Kalau tidak berdosa

Sudah lama aku tiada

Juga disebabkan kau puncanya


Biarlah mata ini memandang terus pada matahari

Sebabnya

Angan-angan aku sudah tiada

Memilikmu

Impianpun sudah hilang


Aku mau-mau menangis

Tidak pernah seperti ini

Mungkin silap aku awalnya

Tapi kau mau lanjutkan cerita


Wahai bekas temanku

Biarlah kau tahu

Puisi ini untukmu

Betapa aku terlalu hancur keranamu….

apiz-rage-

28/01/09

(Dalam bas um: Kedah-KL)

4 ulasan:

EKIN berkata...

lahhh... simpatinya baca rintihan ini.... rasa hati ini juga di lukai....

apiz-rage- berkata...

hehe..begitula manusia tidak selalunya sempurna...

Linda berkata...

*cry*

Mohd Al-Hafidz Mohd Lokman berkata...

when im crying u laughing
u think dat it all has been decided
but its all coming back too u
u never realise u think its all right..

jgn nages bha jiwaku....