Rabu, 22 April 2009

Karya Agung Bukan Milikku


Sehingga kini aku masih mencari

Mencedok, menggali, jua mengeladah

Satu persatu aku teliti

Menelah semuanya

Tapi sendiri aku tidak temui


Berkali-kali sudah dicuba ini itu

Mencari yang terbaik

Untuk ungkapan-ungkapan indah

Bagi meraih perasaan tekun

Tapi semuanya tiada


Sampai bila lagi

Terus berusaha menulis atau menaip mungkin berfikir

Satu persatu ayat ku susun

Dua tiga kali dirobek

Namun tetap sama


Jiwaku sudah terbang ke awan

Hatiku juga berbunga di tepian pasir panas

Fikiranku maunya saja hilang di lautan

Rasionalku merenggek di jalanan

Habis saja semua kata-kataku


Mungkin saja perlu aku berguru dengan buku

Atau lebih afdal mencuri ilmu buku

Biasa pasti aku membaca buku

Tapi

Mampukah aku hebat seperti buku?


Sampai hari ini aku berfikir

Karya agung bukan milikku

Belum sampai diriku sepanas matahari

Membakar tiap isi bumi

Aku tau

Aku tau

Karya agung itu belum lagi milikku...

Apiz-rage-

22/04/09

(e212/kk3/um)

2 ulasan:

Haslinda Hazman berkata...

awak milik saya.. :P

kristal merah berkata...

Nadamu itu menimbulkan persoalan di dalam benakku. Nada apakah itu?
Kecewa? Putus asa? Mengalah?
Teruskan saja usahamu! Karya agung bukan semudah mencungkil tahi gigi.
Perlukan keluarbiasaan dalam berkarya.
Usaha + Keinginan - Jemu x Putus asa = Karya Agung.

(kristal merah)