Sedetik masa
Amarah ini takkan hilang
Sedikit rasa
Mau saja semuanya dibuang
Sehampir semalam
Tanpa apa-apa
Sedekat kelmarin
Ada saja bentaknya
Sebesen air mata berlinangan
Sedepa ketawa aku lemparkan
Sehati itu akan aku belahkan
Sehasta kedukaan itu aku berikan
Setitik air dalam playground
Rasa ingin pergi selalu
Sebekas hati dalam gengam
Akan ku biarkan tanpa rasa malu
Sebaris ayat aku ungkapkan
Biar terhiris jiwa
Sepatah kata aku keluarkan
Akan ku biarkan kau menderita
Percayalah…
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
18.10.09
Ahad, 18 Oktober 2009
Jumaat, 9 Oktober 2009
Cakap Semalam
Malam semalam
Ceritanya panjang
Berulit-ulit garang
Dengan gegendang
Malam semalam
Terhunusnya parang
Dalam bekam
Di atas padang
Malam semalam
Sudah dilarang
Bermacam garang
Tapi ke belakang
Malam semalam
Makan hati dan kerang
Ayat susah dikarang
Akhirnya dua-dua tenggelam
Malam semalam
Tiada perang
Tapi semuanya lantang
Berteriakan keseorangan
Sendirian
Aku bercakap semalam
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
09.10.09
Ceritanya panjang
Berulit-ulit garang
Dengan gegendang
Malam semalam
Terhunusnya parang
Dalam bekam
Di atas padang
Malam semalam
Sudah dilarang
Bermacam garang
Tapi ke belakang
Malam semalam
Makan hati dan kerang
Ayat susah dikarang
Akhirnya dua-dua tenggelam
Malam semalam
Tiada perang
Tapi semuanya lantang
Berteriakan keseorangan
Sendirian
Aku bercakap semalam
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
09.10.09
Khamis, 8 Oktober 2009
LarakosonGbenTaknya!!!
Tadi...
Semacam aku tidak sangka
Pergi...
Semudah itu bentaknya
Hilang...
Boleh saja rupanya
Pudar...
Kenapa tidak agaknya
Risau...
Ingin berteriakan semaunya
Gagal...
Bukan cinta dia milikku
Pasrah...
Aku harap ia jangan berlaku
Bodoh...
Siapa yang boleh tandingiku
Sesak...
Tidak bingit tanpa lagu
Cinta...
Aku harap hilang selamanya dalam diriku.....
Kamu...
Lihatlah ini untukmu
Rasa...
Puaskah hatimu???
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
08.10.09
Semacam aku tidak sangka
Pergi...
Semudah itu bentaknya
Hilang...
Boleh saja rupanya
Pudar...
Kenapa tidak agaknya
Risau...
Ingin berteriakan semaunya
Gagal...
Bukan cinta dia milikku
Pasrah...
Aku harap ia jangan berlaku
Bodoh...
Siapa yang boleh tandingiku
Sesak...
Tidak bingit tanpa lagu
Cinta...
Aku harap hilang selamanya dalam diriku.....
Kamu...
Lihatlah ini untukmu
Rasa...
Puaskah hatimu???
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
08.10.09
Lingkaran Hati
Aku tidak tahu menulis
Aku tidak arif menyusun kata-kata
Aku tidak sepetah memberi ceramah
Aku tidak sepandai mereka
Saban waktu
Terulit benang-benang halus
Bertenun dengan jiwa
Kosong tanpa apa-apa
Siapa sebenarnya aku
Berkali-kali soalan sama di hamburkan
Saat dulu lagi tidak pernah sama
Apatah lagi untuk berubah
Allah peritnya jiwaku ini
Samapi waktu mungkin ada jawabnya
Perasaan ini cuba ku katakana tidak
Sampai mana ia bertahan
Dengan longokkan itu
Perasaan itu
Aku sudah pasti tidak mampu
Hasilkan ayat-ayat syaduh bagi maafkan diriku
Aku sendiri membenci hidupku
Allah Kau terangkanlah hatilu
Biarlah sekali lagi
Ayat-ayat sama aku lemparkan
Masalah sama aku hadapi
Kebodohan sama yang aku ulangi
Maafkanlah aku wahai teman-temanku
Aku tidak layak untuk kamu….
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
08.10.09
Aku tidak arif menyusun kata-kata
Aku tidak sepetah memberi ceramah
Aku tidak sepandai mereka
Saban waktu
Terulit benang-benang halus
Bertenun dengan jiwa
Kosong tanpa apa-apa
Siapa sebenarnya aku
Berkali-kali soalan sama di hamburkan
Saat dulu lagi tidak pernah sama
Apatah lagi untuk berubah
Allah peritnya jiwaku ini
Samapi waktu mungkin ada jawabnya
Perasaan ini cuba ku katakana tidak
Sampai mana ia bertahan
Dengan longokkan itu
Perasaan itu
Aku sudah pasti tidak mampu
Hasilkan ayat-ayat syaduh bagi maafkan diriku
Aku sendiri membenci hidupku
Allah Kau terangkanlah hatilu
Biarlah sekali lagi
Ayat-ayat sama aku lemparkan
Masalah sama aku hadapi
Kebodohan sama yang aku ulangi
Maafkanlah aku wahai teman-temanku
Aku tidak layak untuk kamu….
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
08.10.09
Rabu, 7 Oktober 2009
Alhamdullilah
Saat satu bermula
Kebahagiaan saja yang manusia inginkan
Seperti aku sama seperti manusia yang lain
Yang gelojoh tanpa apa-apa
Terhanyut terus tanpa apa pun maknanya
Hati ini dulunya penuh dengan apa saja
Tidak kira siang atau malam
Penuh kebahagiaan
Penuh rasa gembira
Tapi sekarang
Hilang tanpa apa-apa
Otak diri ini buntu
Tidak terkata
Bodoh kala diri sendiri
Mencari ruang hidup tanpa makna
Saat ini akan aku katakan
Aku semakin hilang
Semakin pergi
Hilang dalam kabus tebal
Kabur dan hitam
Alhamdulillah semuanya berubah
Membuka mataku
Membuka perjalananku
Terima kasih Cinta….
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
07.10.09
Kebahagiaan saja yang manusia inginkan
Seperti aku sama seperti manusia yang lain
Yang gelojoh tanpa apa-apa
Terhanyut terus tanpa apa pun maknanya
Hati ini dulunya penuh dengan apa saja
Tidak kira siang atau malam
Penuh kebahagiaan
Penuh rasa gembira
Tapi sekarang
Hilang tanpa apa-apa
Otak diri ini buntu
Tidak terkata
Bodoh kala diri sendiri
Mencari ruang hidup tanpa makna
Saat ini akan aku katakan
Aku semakin hilang
Semakin pergi
Hilang dalam kabus tebal
Kabur dan hitam
Alhamdulillah semuanya berubah
Membuka mataku
Membuka perjalananku
Terima kasih Cinta….
apiz-rage-
(e212/kk3/um)
07.10.09
Langgan:
Catatan (Atom)