Memaparkan catatan dengan label Juris. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Juris. Papar semua catatan

Selasa, 26 Februari 2013

Penangan 302








Sisipan angin
Menghembus lembut di balik tirai besi
Menyisip penyesalan
Yang semakin menghampiri

Dulu dia sebebas burung terbang
Tapi sayang
Tidak pernah berakal
Sebab nafsu berleluasa
Fikiran penuh tapi hampas pun tiada

Si jubah hitam duduk tinggi di atas
Tukul kayu itu dihentakkan
Bagai jatuh gugur jantung menerima
Lutut bergegar semakin rapuh
Tangisan syahdu tiada siapa tahu

Walau melutut merayu
Walau menangis hingga bisu
Tiada siapa yang mampu
Menghalang penangan lalu

Tiba masa
Terpaksa akur
Tasbih digengam
Tanda ampun

Tapi,

Kematian
Semakin memanggil datang
Kehidupan semakin menghalau pergi
Sesalan tidak bermakna lagi
Kerana penangan 302 semakin menghampiri


Apiz-rage-
26/02/2013
(Lintas, Kota Kinabalu)

Khamis, 8 Januari 2009

Dilema Kelas Jurisprudence

Akalnya luas
Tapi pemikirannya buntu
Memikirkan
Satu, dua, tentang-tentang teori undang-undang
Malasnya
Tiga, Empat berkata-kata
Tentang
Teori-teori Manusia lama

Debaranya
Berkecamuk garang
Bergerak nadi seolah riang
Tapi, Susahnya melimitasi jurang
Tentang-tentang
Apa itu undang-undang

Bacanya
Seribu dua buku-buku tebal
Semakin menggila semuanya
Lagi-lagi berkata di hadapan
Boleh saja koma bilangnya

Saudaraku
Khairi Tarmizi
Berkecamuk sendiri
Makin-makin ketara Dilema
Dugaan saja lagi bilangnya

Lain-lain
Macam pondan saja
Tiada mau
Libat perbincangan
Diam-diam membatu lagi sukanya

Bilang lagi
Jam enam petang bermula bahagia
Mula dialog riang saja
Senyuman
Ah...
Memang itu jua
Nanti-nantikan saja

Belum lagi jaM enam
Harap ini Tuhan saja dampingku
Bukan mereka nafasku
Allah saja peganganku

Tentang-tentang....
Bila mau habis agaknya....




P/S: Sabar keri... ko boleh Bha....hahahahahahaha


apiz-rage-
08/01/09
(e212/kk3/um)

Isnin, 29 Disember 2008

Journal Seorang Juris



Journal Seorang Juris

Duduknya
Melihat-lihat runcingnya manusia
Fikirannya
Berlegar-legar mencapai kesudahan
Yang tak pernah mungkin selesai

Tulisnya
Satu, dua, teori tentang-tentang
Manusia bersama kawalannya
Untuk mereka yang buas
Kejam sebabkan hiba

Pemikiran yang natural
Semulajadi dari Tuhan
Moral bibitnya
Hukuman sepastinya

Suatu sistem kawalan
Teori percubaan
Dari zaman Greek dan Rom
Cetus bibit menghalang manusia buas
Merangkaklah mereka

Natural bersifat sejagat
Dari kuasa suci
Meneka-neka perbuatan
Mengatur perubahan

Seorang juris lagi berkata
Tiba sudah masanya
Aliran Positivis berjalan
Kawalan itu bukan dari Tuhan
Kawalan buatan manusia untuk manusia

Positivis lagi berteriakan
Aturan sosiologi kita masukkan
Neo-Positivis kenalanya
Tanpa moral boleh saja
Jadi kawalan buat manusia

Seorang lagi juris kebinggungan
Akal, alam semesta, Tuhan
Mana satu pembuka bicara
Arena Juris untuk pengetahuan
Teori-teori semakin berlambakan

Siapa yang tahu
Kajian tentang-tentang manusia sajalah jawapan….

apiz-rage-
28/12/08
Likas, Kota Kinabalu